Model Pembelajaran Diubah, Kemampuan Mengajar Guru Meningkat

Model Pembelajaran Diubah, Kemampuan Mengajar Guru Meningkat
Program USAID PRIORITAS berhasil meningkatkan kemampuan guru untuk mengimplementasikan pembelajaran bermutu di tingkat SD dan MI (Madrasah Ibtidaiyah). Keberhasilan terlihat dari hasil studi monitoring yang dilakukan USAID PRIORITAS.

“Studi monitoring kami lakukan pada periode November – Desember 2013 dengan sampel sebanyak 69 sekolah mitra tingkat SD/MI se-Indonesia,” kata Agus Marwan, koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sumatera Utara ketika membuka Pelatihan untuk Pelatihan Praktik Yang Baik dalam Pembelajaran dan Manajemen Sekolah di Hotel Aryaduta, Medan, Kamis pekan lalu.

Agus Marwan mengatakan pada indikator 1R1 yaitu guru menunjukkan praktek yang baik dalam  pembelajaran dan penilaian, terjadi peningkatan sebanyak 32,3 persen. Saat dinilai pada tahun 2012, persentase jumlah guru binaan USAID PRIORITAS yang mampu mengajar dengan baik hanya 18.4 persen. ”Setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan secara sistematik maka pada tahun 2013, kemampuan mereka meningkat menjadi 50.7 persen,” terangnya.

Peningkatan kemampuan guru mendapat respon positif dari siswa. Pada indikator 1R5 yaitu murid menunjukkan perilaku belajar yang positif, terjadi peningkatan sebanyak 7 persen. Pada tahun 2012 perilaku belajar siswa yang positif sebesar 16.9 persen.   “Setelah guru mengubah model pembelajaran dengan pendekatan active learning, pada tahun 2013 angka itu meningkat menjadi 23.9 persen,” ujarnya.

Ia menyebut pihaknya secara periodik melakukan monitoring guna melihat perkembangan sekolah binaan USAID PRIORITAS. Proses monitoring melibatkan pengawas sekolah, kepala sekolah, guru dan siswa. Hasil monitoring menjadi ukuran tingkat keberhasilan program.  “Kami senantiasa menilai semua aspek yang mendukung agar mutu pendidikan pendidikan benar- benar meningkat,” katanya.

Program USAID Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (USAID PRIORITAS) adalah program lima tahun  yang didanai oleh  United States Agency for International Development  (USAID). Program ini didesain untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia.

Di Sumatera Utara Program USAID PRIORITAS bekerja di 12 kabupaten/kota (Medan, Langkat, Binjai, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Tanjungbalai, Labuhan Batu, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Tapanuli Selatan, Sibolga dan Nias Selatan) dan 2 LPTK (Lembaga Pendidik tenaga Kependidikan) yaitu Universitas Negeri Medan (Unimed) dan IAIN Sumatera Utara.(wie)