Home » » Sejarah Singkat Tebing Tinggi

Sejarah Singkat Tebing Tinggi



PDF Print
KECAMATAN TEBING TINGGI
bagan organisasi pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai
SEJARAH SINGKAT KECAMATAN TEBING TINGGI
Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai sebelum pemekaran Deli Serdang dan kabupaten Serdang Bedagai adalah termasuk dalam wilayah kabupaten Deli Serdang. Kecamatan Tebing Tinggi pada mulanya merupakan wilayah dari kerajaan Padang pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan di wilayah persada nusantara yang tercinta ini. Kerajaan Padang mencakup wilayah sampai kerajaan Bandar Khalipah, Dolok Merawan, Sipispis dan Naga Raja, dengan pusat pemerintahaannya berada di kecamatan Tebing Tinggi, tepatnya di desa Bandar Sakti pada masa itu. Sekarang desa Bandar Sakti telah menjadi wilayah kota Tebing Tinggi . setelah masa revolusi wilayah dari kerajaan Padang ini menjadi wilayah Kewedanan Padang (distrik padang). Distrik Padang terbagi dua, yaitu Padang Hilir dan Padang Hulu. Kecamatan Tebing Tinggi pada masa itu berada dalam wilayah Padang Hilir.
Pada mulanya kecamatan Tebing Tinggi mencakup wilayah kota Tebing Tinggi yang sekarang secara keseluruhan dengan jumlah desa sebanyak 41 desa. Setelah tahun 1957 Gementee Tebing Tinggi di jadikan kota Praja Tebing Tinggi dengan membawahi 4 desa, maka kecamatan Tebing Tinggi telah berpisah dengan kota Tebing Tinggi dan kecamatan Tebing Tinggi seterusnya hanya membawahi 37 desa. Pada tahun 1979 sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI no. 7 Tahun 1979, tentang Perubahan Batas Wilayah, Kotamadya Tebing Tinggi mengembangkan wilayah administrasinya sehingga sebagian desa-desa di kecamatan Tebing Tinggi sebanyak 13 desa masuk wilayah kota Tebing Tinggi, ini berarti wilayah kecamatan tebing tinggi menjadi semakin kecil dan hanya membawahi 24 desa hingga saat ini.
Sejak kecamatan Tebing Tinggi berdiri,  telah dipimpin oleh 21 orang pejabat Asisten Wedana (camat) ataupun pelaksana Asisten Wedana. Selanjutnya setelah pemekaran kabupaten Deli Serdang menjadi kabupaten Deli Serdang dan kabupaten Serdang Bedagai, kecamatan Tebing Tinggi merupakan salah satu dari 17 kecamatan yang ada di kabupaten Serdang Bedagai. Dan selanjutnya kecamatan Tebing Tinggi akan dimekarkan menjadi 2 kecamatan yaitu kecamatan Tebing Tinggi dan kecamatan Tebing Syahbandar.
SELAYANG PANDANG
Kecamatan Tebing tinggi adalah salah satu dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai yang baru dimekarkan dari Deli Serdang berdasarkan Undang-Undang Nomor 36 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Samosir dan Kabupaten Serdang Bedagai. Kecamatan Tebing Tinggi merupakan wilayah yang sangat potensial dari segi letak kecamatan Tebing Tinggi mengelilingi kota Tebing Tinggi sehingga sangat membantu pertumbuhan perekonomian kota Tebing Tinggi, kecamatan Tebing Tinggi terdiri dari 24 desa dengan jumlah penduduk 82.490 jiwa (17.616 kk) yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian di bidang pertanian (52,52%) dan sector buruh/perkebunan (30.67%). Dari segi sumber daya manusianya, masyarakat kecamatan Tebing Tinggi merupakan masyarakat yang majemuk baik dari suku (etnis), agama maupun tingkat pendidikan. Walaupun demikian masyarakat kecamatan Tebing Tinggi selalu terbuka terhadap pembaharuan pembangunan yang bersifat positif serta masyarakat berperan bukan hanya sebagai objek pembangunan melainkan berperan sebagai subjek pembangunan sehingga menghantarkan kecamatan Tebing Tinggi sebagai kecamatan terbaik pada tahun 2004 tingkat Sumatera Utara. Sedangkan dari segi sumber daya alamnya, wilayah kecamatan Tebing Tinggi mengandung potensi alam yang sangat besar. Dengan luas wilayah 32.486,30 Ha (kecamatan terluas yang ada di kabupaten Serdang Bedagai) di dalamnya terkandung sector pertanian dan sector perkebunan yang merupakan potensi alam yagn utama. Untuk sector pertanian di kecamatan Tebing Tinggi lebih di dominasi dengan areal persawahan dan perladangan. Sedangkan pada sector perkebunan di kecamatan Tebing Tinggi terdapat beberapa perkebunan negara, perkebunan swasta dan perkebunan rakyat.
Letak dan geografis
  • Letak kecamatan Tebing Tinggi
    • Linta utara : 3011’ – 3023’
    • Bujur timur : 99001 - 99019’
    • Letak diatas permukaan laut : 16-90 dpl
    • Luas wilayah : 259,75 Km2
  • Batas kecamatan
    • Sebelah utara: kecamatan Tanjung Beringin dan kecamatan Bandar Khalipah
    • Sebelah selatan: kecamatan Dolok Merawan dan kecamatan Sipispis
    • Sebelah barat: kecamatan Sei Rampah dan kecamatan Dolok Masihul
    • Sebelah timur: kabupaten Asahan
Jumlah penduduk

bagan organisasi pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai

bagan organisasi pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai

bagan organisasi pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai
Lahan
bagan organisasi pemerintahan Kabupaten Serdang Bedagai
KEDUDUKAN
Kecamatan merupakan perangkat daerah kabupaten yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan di pimpin oleh seorang camat. Camat sebagaimana dimaksud berkedudukan sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kerjanya, berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten.
VISI DAN MISI
  • Adapun visi dari kecamatan ini adalah terciptanya masyarakat kecamatan Tebing Tinggi sebagai salah satu kecamatan di kabupaten Serdang Bedagai yang menjadi masyarakat yang pancasilais, religius, modern, memiliki keberdayaan yang tinggi, kompetitif, menjunjung tinggi spremasi hokum serta berbudaya yang tinggi.
  • Adapun misi dari kecamatan ini adalah:
    • Mendayagunakan petensi SDA dan SDM secara optimal dalam konsep otonomi dengan meningkatkan kualitas aparatur pemerintah dalam pemberian pelayanan prima terhadap masyarakat 
    • Menegakkan supremasi hokum guna terciptanya iklim yang kondusip bagi pemerintahan yang bersih dan berwibawa, kegairahan perekonomian, dan berkembangnya kehidupan social kemasyarakatan
    • Memanfaatkan dinamika kemajemukan masyarakat serdang bedagai secara khusus adalah masyarakat kecamatan tebing tinggi untuk menjadi factor pendukung bagi keunggulan komperatif dan kompetitif bagi pelaksanaan pembangunan di kecamatan Tebing Tinggi
Tugas dan Fungsi
  • Camat mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati, sesuai karakteristik wilayah kebutuhan daerah dan tugas pemerintahan lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan.
  • Pelimpahan kewenangan pemerintah sebagaimana dimaksud di atur lebih lanjut dalam Peraturan Bupati.
  • Sebagian tugas Camat sebagaimana dimaksud dapat dilimpahkan kepada lurah.
RENCANA KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
Adapun rencana kebijakan pembangunan mengacu kepada arah kebijakan pembangunan kabupaten Serdang Bedagai yakni sebagai berikut:
  • Meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan fungsi pemerintahan kecamatan tebing tinggi melalui peningkatan prasarana dan sarana perkantoran yang memadai dalam memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat dan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan
  • Meningkatkan sarana dan prasarana pendukung antara lain pembuatan jalan kabupaten Serdang Bedagai
  • Menormalisasi sungai dan saluran drainase dalam upaya mengatasi resiko banjir dan kekeringan air pada areal persawahan
  • Melaksanakan penetapan batas wilayah dan penyusunan rencana tata ruang wilayah kecamatan tebing tinggi
  • Pembinaan sumberdaya manusia melalui pendidikan dasar, pendidikan lanjutan dan pendidikan luar sekolah.
  • Meningkatkan daya jangkau dan kwalitas pelayanan kesehatan sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutuh serta pembangunan saranan dan prasarana kesehatan
  • Meningkatkan pembinaan dan pengembangan kepemudaan, olah raga masyarakat, olahraga prestasi, dan olahraga tradisional serta sarana dan prasarana olah raga melalui penyiapan sarana dan prasaran kepemudaan dan olah raga untuk olahraga pembinaan prestasi.
  • Mensukseskan program keluarga berencana, peningkatan peranan wanita serta peningaktan pelayanan dan sarana kehidupan beragama
PERMASALAHAN STRATEGIS
Dalam pelaksanaan pembangunan di kecamatan Tebing Tinggi melalui perencanaan dari bawah (masyarakat) dan perencanaan dari atas (pemerintah kabupaten Serdang Bedagai). Untuk itu ada beberapa factor pendukung dalam pelaksanaan pembangunan serta permasalahan strategis yang didasarkan pada factor-faktor kekuatan dan kelemahan, peluang dan tantangan sebagai berikut:
Kekuatan
  • Kecamatan Tebing Tingii mempunyai sumber daya alam yang sangat besar khususnya dibidang pertanian dan perkebunan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perkebunan Negara yakni PTPN III Rambutan, PTPN IV Pabatu, PTPN III Gunung Pamela dan perkebunan swasta diantaranya PKS Rambutan, PT. NPK Bahilang, PT. LONSUM Sibulan Estate, PT. PD Paya Pinang, PT. SCOFINDO dan perusahaan swasta lainnya serta perkebunan rakyat. Keberadaan perusahan perkebunan yang ada di kecamatan Tebing Tinggi sangat mendukung pelaksanaan pembangunan terutama dalam penyediaan lapangan kerja. Selain itu saat ini sedang dirintis kerjasama dengan PT. PD. Paya Pinang dalam penyediaan lahan untuk lokasi pendirian sekolah Menengah Umum (SMU) mengingat belum adanya SMU di kecamatan Tebing Tinggi
  • Keterbukaan masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan dan keinginan untuk memajukan daerahnya. Hal ini dapat dilihat dari tinggi swadaya masyarakat berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan di desanya. Selain hal tersebut sebagai daerah pertanian dan perkebunan, masyarakat petani coklat ataupun sawit yang ada di kecamatan Tebing Tinggi telah membentuk suatu wadah/organisasi petani coklat dengan kerjasama antara pemerintah kecamatan tebing tinggi dengan dinas pertanian, perkebunan dan kehutanan kabupaten Serdang Bedagai. Organisasi ini terbentuk atas keinginan masyarakat petani coklat dan memungkinkan untuk mendirikan koperasi petani coklat yang akan memudahkan masyarakat dalam pengadaan pupuk, bibit maupun pemasaran coklat dimaksud. Disamping hal tersebut sangat diharapkan bantuan pemerintah dalam kestabilan harga gabah maupun pupuk bagi petani sawah yang tergabung dalam wadah HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia).
  • Kemajemukan masyarakat kecamatan Tebing Tinggi baik dalam suku, agama maupun tingkat pendidikan mendukung dari pelaksanaan pembangunan. Kemajemukan masyarakat dimaksud tidak menjadikan masyarakat kecamatan tebing tinggi menjadi terkotak-kotak tetapi saling menjaga keharmonisan dan kerjasama untuk kemajuan kecamtan tebing tinggi.
Kelemahan
  • Dilihat dari letak kecamatan Tebing Tinggi maka wilayah kecamatan Tebing Tinggi mengelilingi kota Tebing Tinggi, melingkar seperti bentuk cincin. Sehingga lokasi kantor camat Tebing Tinggi, rumah dinas camat Tebing Tinggi serta kantor cabang Dinas Pendidikan Nasional berada di dalam kota Tebing Tinggi sejak perluasan kota Tebing Tinggi sejak tahun 1979. hal ini menyebabkan kecamatan Tebing Tinggi tidak mempunyai ibukota wilayah kecamatan. Ketiadaan ibukota wilayah kecamatan Tebing Tinggi memberikan suatu presepsi kepada masyarakat awam bahwa kecamatan Tebing Tinggi merupakan bagian dari kota Tebing Tinggi. Selain itu ketiadaan ibukota wilayah kecamatan Tebing Tinggi mempengaruhi proses kegiatan ekonomi/perdagangan dilaksanakan di kota Tebing Tinggi sehingga kurang memberikan konstribusi bagi kecamatan Tebing Tinggi secara khusus maupun kepada pemerintah kabupaten Serdang Bedagai pada umumnya. Karena itu dengan adanya pelaksanaan pemekaran kecamatan Tebing Tinggi sangat diharapkan percepatan pelaksanaan pembangunan
  • Tapal batas wilayah antara kecamatan Tebing Tinggi kabupaten Serdang Bedagai dengan wilayah kota Tebing Tinggi yang tidak jelas. Hal ini apat dilihat mulai memasuki wilayah kecamatan Tebing Tinggi yakni tugu/pintu masuk kota Tebing Tinggi yang dibangun pemko Tebing Tinggi masih merupakan wilayah kecamatan Tebing Tinggi. Kemudian perbatasan antara desa Paya Pinang kecamatan Tebing Tinggi dengan kota Tebing Tinggi dimana pengaspalan yang dilakukan pihak pemko Tebing Tinggi sudah memasuki jalan desa Paya Pinang kecamatan Tebing Tinggi. Kami sebagai pihak kecamatan Tebing Tinggi melihat ada indikasi pihak pemko Tebing Tinggi mengambil wilayah kabupaten Serdang Bedagai tanpa izin karena tapal batas tidak jelas
  • Pada bidang pendidikan ada beberapa bangunan sekolah dasar yang perlu perbaikan segera. Serta usulan pengadaan mobiler sekolah dasar se kecamatan tebing tinggi. Untuk bidang pendidikan, juga perlu kami sampaikan disini, di desa Kedai Damar kecamatan Tebing Tinggi terdapat bangunan SMUN milik pemko Tebing Tinggi yang berada di wilayah kecamatan Tebing Tinggi. Dalam penerimaan murid dibuat perbedaan oleh pihak sekolah, dimana diluar pemko Tebing Tinggi hanya 20% diterima. Padahal nilai rata-rata dari luar pemko Tebing Tinggi lebih tinggi daripada nilai rata-rata murid yang diterima yang berasal dari pemko Tebing Tinggi. Sehingga murid dari luar pemko Tebing Tinggi (dari kecamatan Tebing Tinggi) yang tidak diterima, mendaftar ke sekolah swasta. Hal ini mohon jadi perhatian.
  • Ketiadaan fasilitas kesehatan rawat inap pada puskesmas Paya Lombang termasuk kelengkapan dari sarana dan prasarana kesehatan. Sehingga masyarakat yang seharusnya rawat inap di rujuk ke RSU kota Tebing Tinggi dimana dalam pelayanannya terjadi diskriminasi terhadap masyarakat kecamatan Tebing Tinggi kabupaten Serdang Bedagai.
  • Fasilitas pendidikan termasuk didalamnya banyak gedung SD inpres yang sudah rusak berat sehingga tidak layak serta membahayakan keamanan murid-murid dan guru dalam proses belajar mengajar
  • Adanya beberapa prasarana/sarana irigasi yang sudah tidak dapat mengairi persawahan yang ada terutama DI Paya Lombang yang mengairi desa Paya Lombang dan Desa Kuta Baru. Hal ini telah pernah dilakukan perbaikan dengan bantuan Pemkab Serdang Bedagai tetapi saat ini kondisinya sudah rusak sehingga tidak dapat mengairi areal persawahan masyarakat dan mengganggu pelaksanaan pola tanam tahun 2005. akibat dari terganggunya Di Paya Lombang yang mana areal persawahan menjadi kering sehingga banyak petani beralih profesi menjadi pengrajin batubata
  • Selain itu prasarana/sarana jalan serta jembatan belum memadai dan baik. Hal ini mengganggu kelancaran pemasaran hasil pertanian maupun industri dimana pada saat musim penghujan jalan menjadi berlumpur tidak bisa dilalui. Sedangkan pada musim kemarau jalan menjadi kering dan berdebu.
  • Kurangnya kesadaran masyarakat dalam memelihara dan menjaga fasilitas pemerintah
  • Permasalahan tanah masyarakat desa penggalian dengan PT. NPK Bahilang seluas 115 Ha dan masalah tanah Penguripan Desa Paya Bagas seluas 82 Ha.
Peluang
  • Sumber daya alam terutama didalam bidang pertanian dan perkebunan merupakan salah satu potensi yang dapat menarik investor (regional dan global) untuk menanamkan investasinya di kecamatan Tebing Tinggi
  • Sumber daya manusia yang besar dilihat dari jumlah penduduk yang ada sangat mendukung untuk pembangunan jika dapat diberikan pelatihan maupun ketrampilan sehingga dapat diberdayakan sebagai penggerak dan pelaksana dari pelaksanaan pembangunan
Ancaman
  • Keterbatasan bantuan dana dari APBD kabupaten Serdang Bedagai sehingga tidak seluruhnya keinginan dari masyarakat dapat diakomodir
  • Belum terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas termasuk didalamnya aparatur pemerintah yang ada di kecamatan Tebing Tinggi sehingg perlu dilakukan pemberdayaan aparatur pemerintah sehingga dapat mengikuti perkembangan dan kemajuan globalisasi terutama dalam memberikan pelayanan prima kepada publik
  • Tingkat pendidikan yang masih rendah menyebabkan masih tingginya jumlah pengangguran yang ada di kecamatan Tebing Tinggi
  Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar